Hitung durasi tepat antara dua tanggal dan waktu dalam tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik.
DD/MM/YYYYhh:mm
01/01/202500:00
Pilih tanggal dan waktu mulai untuk menghitung durasi
Kalkulator durasi tanggal. Hitung selisih hari, bulan, tahun antara dua tanggal secara tepat.
Kalkulator durasi tanggal menghitung waktu tepat antara dua tanggal dalam tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik secara otomatis. Alat ini berguna untuk menghitung masa kerja, sisa kontrak PKWT, usia kehamilan, countdown Lebaran, dan batas usia pendaftaran CPNS.
Apa Itu Kalkulator Durasi Tanggal dan Kapan Dibutuhkan?
Kalkulator durasi tanggal adalah alat online yang menghitung selisih waktu tepat antara dua titik tanggal dan waktu, lalu menampilkan hasilnya dalam tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik sekaligus. Berbeda dari penghitung hari biasa yang hanya menampilkan jumlah hari, kalkulator ini memberikan rincian lengkap dengan presisi hingga detik.
Di Indonesia, kebutuhan menghitung durasi antar tanggal muncul dalam banyak situasi sehari-hari:
- Masa kerja karyawan — Mengetahui berapa tahun, bulan, dan hari Anda sudah bekerja sangat penting untuk menghitung hak pesangon PHK, uang penghargaan masa kerja (UPMK), dan THR pro rata sesuai UU Cipta Kerja.
- Sisa kontrak PKWT — Karyawan kontrak perlu tahu berapa hari tersisa hingga kontrak berakhir untuk merencanakan kompensasi dan perpanjangan.
- Batas usia CPNS — Sistem SSCASN menghitung usia secara presisi hingga ke hari saat pendaftaran. Kelebihan 1 hari dari batas 35 tahun langsung ditolak otomatis.
- Usia kehamilan — Ibu hamil menghitung minggu kehamilan dari hari pertama haid terakhir (HPHT) ke tanggal hari ini.
- Countdown hari raya — Menghitung mundur berapa hari lagi sampai Lebaran, Natal, atau hari libur nasional lainnya.
Kalkulator ini bekerja secara real-time: hasil langsung diperbarui saat Anda mengubah tanggal tanpa perlu menekan tombol. Jika tanggal dimasukkan terbalik, alat ini otomatis menukarnya.
Cara Menghitung Hari Antara Dua Tanggal
Menghitung selisih waktu antara dua tanggal memerlukan perhitungan kalender yang memperhitungkan perbedaan panjang bulan (28–31 hari) dan tahun kabisat. Berikut langkah-langkahnya menggunakan kalkulator ini:
1. Masukkan tanggal dan waktu mulai pada kolom pertama (contoh: 1 Februari 2020 pukul 08:00).
2. Masukkan tanggal dan waktu akhir pada kolom kedua (contoh: 10 April 2026 pukul 17:00).
3. Kalkulator otomatis menghitung selisih dan menampilkan hasil dalam format tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik.
4. Di bawah hasil utama, tabel konversi menunjukkan total dalam setiap satuan: total bulan, total minggu, total hari, total jam, total menit, dan total detik.
Contoh nyata: antara 1 Februari 2020 pukul 08:00 dan 10 April 2026 pukul 17:00 terdapat 6 tahun, 2 bulan, 9 hari, dan 9 jam. Ini setara dengan 2.260 hari dan 9 jam, atau 54.249 jam total.
Untuk menghitung secara manual tanpa kalkulator, Anda perlu: mengurangi tahun penuh terlebih dahulu, lalu bulan penuh, lalu sisa hari, dan terakhir selisih jam/menit/detik. Jika waktu akhir lebih awal dari waktu awal dalam satu hari, pinjam 1 hari dan tambahkan 24 jam. Metode ini rumit karena setiap bulan memiliki jumlah hari berbeda — itulah mengapa kalkulator online jauh lebih praktis dan bebas dari kesalahan hitung.
Rumus Menghitung Selisih Waktu Antara Dua Tanggal
D=tend−tstart
D = Total durasi antara kedua tanggal
tend = Tanggal dan waktu akhir
tstart = Tanggal dan waktu awal
Rumus dasar menghitung durasi adalah selisih antara dua titik waktu. Untuk mendapatkan total detik, kedua tanggal dikonversi ke timestamp Unix lalu dikurangkan:
S=tend−tstart
Dari total detik, satuan lainnya diturunkan sebagai berikut:
Total jam=⌊3600S⌋
Total hari=⌊86400S⌋
Sisa menit=⌊60Smod3600⌋
Untuk pemecahan ke tahun, bulan, dan hari, digunakan metode pengurangan bertingkat: kurangi tahun penuh terlebih dahulu, lalu bulan penuh, lalu hitung sisa hari. Metode ini memperhitungkan bahwa Februari memiliki 28 atau 29 hari, sementara bulan lain memiliki 30 atau 31 hari. Tahun kabisat (seperti 2024 dan 2028) dengan 366 hari juga dihitung secara otomatis.
Contoh Perhitungan Durasi Tanggal untuk Kebutuhan Sehari-hari
Menghitung masa kerja untuk pesangon PHK
Seorang karyawan mulai bekerja pada 15 Maret 2019 dan di-PHK pada 10 April 2026. Kalkulator menunjukkan masa kerja: 7 tahun, 0 bulan, 26 hari. Berdasarkan UU Cipta Kerja, masa kerja 7 tahun memberikan hak pesangon 8 bulan upah dan UPMK 3 bulan upah. Tabel pesangon berdasarkan masa kerja:
Masa Kerja
Pesangon (UP)
UPMK
< 1 tahun
1 bulan upah
-
1–2 tahun
2 bulan upah
-
2–3 tahun
3 bulan upah
-
3–6 tahun
4–6 bulan upah
2 bulan upah
6–9 tahun
7–8 bulan upah
3 bulan upah
≥ 9 tahun
9 bulan upah (maks)
4–10 bulan upah
Mengetahui masa kerja tepat hingga hari sangat penting karena perbedaan 1 hari bisa mengubah kategori pesangon yang diterima.
Menghitung THR pro rata karyawan kontrak
Seorang karyawan kontrak dengan gaji Rp6.000.000 mulai bekerja pada 1 September 2025 dan Lebaran jatuh pada 20 Maret 2026. Kalkulator menunjukkan masa kerja: 6 bulan dan 19 hari. Rumus THR pro rata: (masa kerja dalam bulan / 12) x gaji. Dengan masa kerja 6 bulan, THR pro rata = (6/12) x Rp6.000.000 = Rp3.000.000. Menghitung durasi yang tepat memastikan Anda menerima THR sesuai hak — perusahaan wajib membayar paling lambat H-7 sebelum hari raya.
Cek kelayakan usia untuk pendaftaran CPNS
Pendaftaran CPNS 2026 dibuka pada 1 Agustus 2026 dan batas usia maksimal adalah 35 tahun. Jika Anda lahir pada 15 September 1991, masukkan 15 September 1991 sebagai tanggal awal dan 1 Agustus 2026 sebagai tanggal akhir. Kalkulator menunjukkan: 34 tahun, 10 bulan, 17 hari — Anda masih memenuhi syarat. Namun jika lahir pada 31 Juli 1991, usia Anda tepat 35 tahun 1 hari, yang berarti sudah melebihi batas dan ditolak otomatis oleh sistem SSCASN. Perhitungan presisi hingga hari sangat krusial untuk pendaftaran CPNS.
Menghitung usia kehamilan dari HPHT
Hari pertama haid terakhir (HPHT) jatuh pada 5 Januari 2026 dan hari ini adalah 10 April 2026. Kalkulator menunjukkan: 3 bulan dan 5 hari, atau 95 hari total. Untuk mengonversi ke minggu kehamilan: 95 ÷ 7 = 13 minggu 4 hari. Artinya kehamilan memasuki minggu ke-14 (trimester kedua). Kehamilan normal berlangsung sekitar 280 hari (40 minggu) dari HPHT, sehingga hari perkiraan lahir (HPL) adalah sekitar 12 Oktober 2026.
Tips Menghitung Durasi Tanggal dengan Akurat
Untuk menghitung masa kerja pesangon, gunakan tanggal mulai kerja sesuai yang tercantum di surat perjanjian kerja (PKWT/PKWTT). Perbedaan 1 hari bisa mengubah kategori pesangon Anda, terutama di ambang batas 1, 3, 6, dan 9 tahun.
Jangan khawatir jika memasukkan tanggal terbalik: kalkulator otomatis menukar tanggal awal dan akhir lalu menghitung durasi yang benar.
Masa percobaan (probation) hanya berlaku untuk karyawan PKWTT (tetap), maksimal 3 bulan. Masukkan tanggal mulai kerja dan tambahkan 3 bulan untuk mengetahui kapan masa percobaan berakhir.
Untuk menghitung sisa kontrak PKWT, masukkan tanggal hari ini sebagai awal dan tanggal berakhir kontrak sebagai akhir. Jika kontrak diputus sebelum berakhir, Anda berhak atas ganti rugi sisa kontrak plus uang kompensasi.
Indonesia memiliki 3 zona waktu (WIB, WITA, WIT), tetapi kalkulator ini menggunakan waktu lokal yang Anda masukkan tanpa memerlukan konversi zona waktu.
Kalkulator ini menampilkan hari kalender (termasuk Sabtu, Minggu, dan libur nasional). Untuk keperluan hukum yang menghitung hari kerja, kurangi akhir pekan dan hari libur nasional secara manual. Indonesia memiliki sekitar 16 hari libur nasional per tahun.
Jika hasil menunjukkan masa kerja mendekati ambang batas pesangon (misalnya 2 tahun 11 bulan), pertimbangkan untuk menunggu hingga melewati ambang batas sebelum mengajukan resign agar mendapatkan kategori pesangon yang lebih tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Kalkulator Durasi Tanggal
Bagaimana cara menghitung berapa hari antara dua tanggal?
Masukkan tanggal mulai dan tanggal akhir di kalkulator. Hasilnya otomatis menampilkan jumlah hari kalender beserta rincian tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik. Contoh: antara 1 Januari dan 31 Desember 2026 terdapat 364 hari.
Bagaimana cara menghitung masa kerja untuk pesangon?
Masukkan tanggal mulai bekerja (sesuai surat perjanjian kerja) sebagai tanggal awal dan tanggal PHK sebagai tanggal akhir. Kalkulator menampilkan masa kerja dalam tahun, bulan, dan hari. Menurut UU Cipta Kerja, pesangon dihitung berdasarkan masa kerja: kurang dari 1 tahun mendapat 1 bulan upah, 1–2 tahun mendapat 2 bulan upah, hingga maksimal 9 bulan upah untuk masa kerja 8 tahun ke atas.
Apakah kalkulator ini bisa menghitung usia kehamilan?
Ya. Masukkan hari pertama haid terakhir (HPHT) sebagai tanggal awal dan tanggal hari ini sebagai tanggal akhir. Bagi total hari dengan 7 untuk mendapatkan usia kehamilan dalam minggu. Kehamilan normal berlangsung sekitar 280 hari (40 minggu) dari HPHT.
Berapa hari dalam satu tahun?
Satu tahun biasa memiliki 365 hari (8.760 jam). Tahun kabisat memiliki 366 hari (8.784 jam). Tahun kabisat terjadi setiap 4 tahun (seperti 2024 dan 2028), kecuali tahun yang habis dibagi 100 tetapi tidak habis dibagi 400.
Apakah kalkulator ini memperhitungkan tahun kabisat?
Ya. Kalkulator otomatis mendeteksi tahun kabisat dan menghitung Februari dengan 29 hari pada tahun kabisat. Semua perhitungan yang mencakup tahun kabisat menghasilkan angka yang akurat.
Apa yang terjadi jika memasukkan tanggal terbalik?
Kalkulator otomatis menukar tanggal awal dan akhir, lalu menghitung durasi yang benar. Tidak ada pesan error atau hasil negatif.
Apa perbedaan hari kalender dan hari kerja?
Hari kalender mencakup semua hari (Senin–Minggu), termasuk hari libur. Hari kerja hanya menghitung Senin–Jumat, tanpa akhir pekan dan hari libur nasional. Kalkulator ini menampilkan hari kalender. Indonesia memiliki sekitar 16 hari libur nasional dan beberapa hari cuti bersama setiap tahun.
Apakah kalkulator durasi tanggal ini gratis dan akurat?
Ya, kalkulator ini sepenuhnya gratis, tanpa batasan penggunaan. Hasilnya akurat karena memperhitungkan perbedaan panjang bulan (28–31 hari), tahun kabisat, dan selisih waktu hingga presisi detik. Hasil diperbarui secara real-time saat Anda mengubah tanggal.
Glosarium Istilah Terkait
Durasi
Interval waktu total yang berlalu antara dua titik waktu, dinyatakan dalam satuan seperti tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik.
Tahun kabisat
Tahun yang memiliki 366 hari dengan tambahan 29 Februari. Terjadi setiap 4 tahun, kecuali tahun yang habis dibagi 100 tetapi tidak habis dibagi 400 (contoh: 2024 dan 2028 adalah tahun kabisat).
PKWT
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Kontrak kerja dengan jangka waktu tertentu, maksimal 5 tahun termasuk perpanjangan. Karyawan PKWT tidak memiliki masa percobaan.
PKWTT
Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu. Kontrak kerja tetap tanpa batas waktu. Karyawan PKWTT dapat memiliki masa percobaan maksimal 3 bulan.
Pesangon
Kompensasi berupa uang yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang mengalami PHK, dihitung berdasarkan masa kerja dan upah sesuai UU Cipta Kerja.
HPHT
Hari Pertama Haid Terakhir. Titik awal yang digunakan untuk menghitung usia kehamilan. Kehamilan normal dihitung 280 hari (40 minggu) dari HPHT.
Hari kalender
Semua hari dalam seminggu (Senin–Minggu), termasuk akhir pekan dan hari libur nasional. Berbeda dari hari kerja yang hanya menghitung hari aktif bekerja.