Smart Calculators

Smart

Calculators

Kalkulator Gaji Bersih Indonesia

Hitung gaji bersih (take home pay) setelah potongan PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Metode TER sesuai PMK 168/2023.

Penghasilan

Rp

Rp

Tunjangan transport, makan, dll. yang tidak tetap

Status Pajak

Gaji Bersih (THP)

Rp 7.560.000

per bulan

PPh 21

Rp 120.000

TER 1,5% (Kategori A)

Total BPJS

Rp 320.000

Kesehatan + JHT + JP

Total Potongan

5,5%

Rp 440.000 dari gaji kotor

Perhitungan menggunakan metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) sesuai PP 58/2023 dan PMK 168/2023. Tarif ini berlaku untuk masa pajak Januari–November. Bulan Desember menggunakan tarif progresif Pasal 17 UU PPh untuk rekonsiliasi tahunan, sehingga potongan pajak Desember bisa berbeda.

Rincian Potongan Gaji

Gaji kotor + tunjanganRp 8.000.000
BPJS Kesehatan (1%)- Rp 80.000
BPJS JHT (2%)- Rp 160.000
BPJS JP (1%)- Rp 80.000
PPh 21 (TER 1,5%)- Rp 120.000
Gaji bersih (THP)Rp 7.560.000

BPJS Kesehatan pemberi kerja (4%)Rp 320.000
JHT pemberi kerja (3,7%)Rp 296.000
JP pemberi kerja (2%)Rp 160.000
JKK pemberi kerja (0,24%)

Tarif terendah, bervariasi 0,24%–1,74% tergantung risiko industri

Rp 19.200
JKM pemberi kerja (0,3%)Rp 24.000
Total kontribusi pemberi kerjaRp 819.200

Penghasilan Bruto (Rp)Tarif TER
Rp 6.300.001 – Rp 6.750.0001%
Rp 6.750.001 – Rp 7.500.0001,25%
Rp 7.500.001 – Rp 8.550.0001,5%
Tarif Anda
Rp 8.550.001 – Rp 9.650.0001,75%
Rp 9.650.001 – Rp 10.050.0002%

Kalkulator gaji bersih Indonesia. Hitung take home pay setelah PPh 21, BPJS, dan Tapera.

Kalkulator gaji bersih menghitung take home pay bulanan dari gaji kotor setelah potongan PPh 21 (metode TER), BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Masukkan gaji kotor dan status PTKP untuk melihat rincian potongan pajak, iuran BPJS, simulasi Tapera, serta estimasi THR bersih setelah pajak.

Apa Itu Gaji Bersih (Take Home Pay) dan Bagaimana Perbedaannya dengan Gaji Kotor?

Gaji bersih atau take home pay (THP) adalah jumlah uang yang benar-benar masuk ke rekening karyawan setiap bulan, setelah gaji kotor dipotong pajak penghasilan (PPh 21), iuran BPJS Kesehatan, dan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Rumus dasarnya adalah: gaji bersih = gaji kotor + tunjangan - potongan BPJS - potongan PPh 21.
Sebagai gambaran, seorang karyawan lajang tanpa tanggungan (TK/0) dengan gaji kotor Rp8.000.000 per bulan menerima gaji bersih sekitar Rp7.560.000 setelah dipotong BPJS Kesehatan Rp80.000, JHT Rp160.000, JP Rp80.000, dan PPh 21 Rp120.000 (TER 1,50%). Total potongan Rp440.000 atau sekitar 5,5% dari gaji kotor.
Sejak 1 Januari 2024, perhitungan PPh 21 bulanan menggunakan metode baru yaitu Tarif Efektif Rata-rata (TER) berdasarkan PP 58/2023 dan PMK 168/2023. Metode TER menyederhanakan pemotongan pajak bulanan: cukup kalikan gaji kotor bruto dengan tarif TER sesuai kategori PTKP dan rentang penghasilan. Meskipun lebih simpel, metode ini membuat potongan pajak di bulan penerimaan THR terlihat jauh lebih besar karena tarif TER naik seiring naiknya penghasilan bruto bulan tersebut.
Kalkulator gaji bersih online ini menghitung seluruh komponen potongan secara otomatis berdasarkan regulasi terbaru, termasuk batas atas iuran BPJS JP yang diperbarui per Maret 2026 menjadi Rp11.086.300 per bulan. Anda juga dapat mensimulasikan dampak iuran Tapera yang rencananya berlaku untuk pekerja swasta pada 2027.

Cara Menghitung Gaji Bersih (Take Home Pay) Karyawan di Indonesia

Untuk menghitung gaji bersih dari gaji kotor, Anda perlu mengurangi tiga jenis potongan utama: iuran BPJS, iuran jaminan pensiun, dan pajak penghasilan PPh 21. Berikut langkah-langkahnya:
1. Tentukan total penghasilan bruto bulanan. Jumlahkan gaji pokok dengan tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap (transport, makan, dll.). Angka inilah yang menjadi dasar perhitungan PPh 21.
2. Hitung potongan BPJS Kesehatan. Porsi karyawan adalah 1% dari gaji kotor, dengan batas maksimal gaji Rp12.000.000. Jika gaji di atas Rp12 juta, potongan tetap Rp120.000.
3. Hitung potongan BPJS Ketenagakerjaan. Ada dua komponen: JHT (Jaminan Hari Tua) sebesar 2% dari gaji kotor tanpa batas atas, dan JP (Jaminan Pensiun) sebesar 1% dari gaji kotor dengan batas maksimal Rp11.086.300. Jika gaji melebihi batas JP, potongan JP tetap Rp110.863.
4. Tentukan kategori TER berdasarkan status PTKP. Kategori A untuk TK/0, TK/1, K/0. Kategori B untuk TK/2, TK/3, K/1, K/2. Kategori C untuk K/3.
5. Cari tarif TER yang sesuai dari tabel PMK 168/2023. Cocokkan total penghasilan bruto dengan rentang gaji di tabel kategori Anda.
6. Hitung PPh 21 bulan tersebut. Kalikan total penghasilan bruto dengan tarif TER: PPh 21 = penghasilan bruto x tarif TER.
7. Hitung gaji bersih. Kurangkan total potongan dari penghasilan bruto: THP = penghasilan bruto - BPJS Kesehatan - JHT - JP - PPh 21.
Kalkulator di atas mengotomatiskan seluruh langkah ini. Cukup masukkan gaji kotor, pilih status PTKP, dan hasilnya langsung muncul secara real-time tanpa perlu klik tombol hitung.

Rumus Gaji Bersih (Take Home Pay) Indonesia

THP=G+TBKJHTJPPPh21THP = G + T - BK - JHT - JP - PPh_{21}
  • THPTHP = Take home pay atau gaji bersih yang diterima karyawan per bulan
  • GG = Gaji kotor pokok per bulan
  • TT = Tunjangan tidak tetap (transport, makan, lembur, dll.)
  • BKBK = BPJS Kesehatan karyawan: 1% x min(G, Rp12.000.000)
  • JHTJHT = Jaminan Hari Tua karyawan: 2% x G (tanpa batas atas)
  • JPJP = Jaminan Pensiun karyawan: 1% x min(G, Rp11.086.300)
  • PPh21PPh_{21} = Pajak penghasilan Pasal 21: (G + T) x tarif TER sesuai kategori PTKP dan rentang penghasilan
Pajak penghasilan PPh 21 dihitung menggunakan metode TER (Tarif Efektif Rata-rata) yang berlaku sejak Januari 2024:
PPh21=(G+T)×TERPPh_{21} = (G + T) \times TER
Tarif TER dibagi dalam tiga kategori berdasarkan status PTKP:
KategoriStatus PTKPContoh tarif (gaji Rp8 juta)Contoh tarif (gaji Rp15 juta)
ATK/0, TK/1, K/01,50%6,00%
BTK/2, TK/3, K/1, K/21,00%6,00%
CK/31,00%5,00%
Penting: metode TER hanya berlaku untuk masa pajak Januari hingga November. Pada bulan Desember, perusahaan menghitung ulang PPh 21 secara tahunan menggunakan tarif progresif Pasal 17 UU PPh (5% s.d. 35%), sehingga potongan pajak Desember bisa lebih kecil atau lebih besar dari bulan biasa.
Untuk bulan penerimaan THR, penghasilan bruto yang digunakan untuk pencarian tarif TER adalah gaji + tunjangan + THR, sehingga tarif TER yang berlaku lebih tinggi:
PPh21THR=(G+T+THR)×TERTHRPPh_{21}^{THR} = (G + T + THR) \times TER_{THR}
Iuran BPJS tetap dihitung berdasarkan gaji kotor bulanan saja (tanpa THR), karena THR bukan dasar penghitungan iuran BPJS.

Contoh Perhitungan Gaji Bersih dengan Berbagai Tingkat Gaji

Karyawan lajang (TK/0) dengan gaji Rp8.000.000 per bulan

Seorang karyawan lajang tanpa tanggungan bekerja di Jakarta dengan gaji pokok Rp8.000.000 dan tanpa tunjangan tidak tetap.
Potongan BPJS Kesehatan: 1% x Rp8.000.000 = Rp80.000
Potongan JHT: 2% x Rp8.000.000 = Rp160.000
Potongan JP: 1% x Rp8.000.000 = Rp80.000
PPh 21 (TER Kategori A, tarif 1,50%): 1,50% x Rp8.000.000 = Rp120.000
Total potongan: Rp440.000 (5,50% dari gaji kotor)
Gaji bersih (THP): Rp8.000.000 - Rp440.000 = Rp7.560.000
Dengan gaji Rp8 juta, karyawan TK/0 menerima sekitar Rp7,56 juta per bulan. Potongan terbesar adalah JHT (Rp160.000), bukan pajak.

Karyawan menikah 1 anak (K/1) dengan gaji Rp15.000.000 per bulan

Seorang karyawan menikah dengan 1 anak (status K/1, TER Kategori B) memiliki gaji pokok Rp15.000.000 tanpa tunjangan tambahan.
Potongan BPJS Kesehatan: 1% x Rp12.000.000 (cap) = Rp120.000
Potongan JHT: 2% x Rp15.000.000 = Rp300.000
Potongan JP: 1% x Rp11.086.300 (cap) = Rp110.863
PPh 21 (TER Kategori B, tarif 6,00%): 6% x Rp15.000.000 = Rp900.000
Total potongan: Rp1.430.863 (9,54% dari gaji kotor)
Gaji bersih (THP): Rp15.000.000 - Rp1.430.863 = Rp13.569.137
Pada tingkat gaji ini, PPh 21 menjadi potongan terbesar (Rp900.000), melebihi total iuran BPJS. Kedua cap BPJS (Kesehatan dan JP) sudah aktif.

Perbandingan gaji bersih berbagai tingkat gaji (TK/0, tanpa tunjangan)

Tabel berikut menunjukkan estimasi gaji bersih untuk karyawan lajang (TK/0, Kategori TER A) pada berbagai tingkat gaji, tanpa tunjangan dan tanpa Tapera:
Gaji kotorTERPPh 21Total BPJSTotal potonganGaji bersih% potongan
Rp5.000.0000,00%Rp0Rp200.000Rp200.000Rp4.800.0004,00%
Rp8.000.0001,50%Rp120.000Rp320.000Rp440.000Rp7.560.0005,50%
Rp12.000.0004,00%Rp480.000Rp470.863Rp950.863Rp11.049.1377,92%
Rp15.000.0006,00%Rp900.000Rp530.863Rp1.430.863Rp13.569.1379,54%
Rp20.000.0009,00%Rp1.800.000Rp630.863Rp2.430.863Rp17.569.13712,15%
Rp30.000.00012,00%Rp3.600.000Rp830.863Rp4.430.863Rp25.569.13714,77%
Rp50.000.00018,00%Rp9.000.000Rp1.230.863Rp10.230.863Rp39.769.13720,46%
Pola yang terlihat: semakin tinggi gaji, semakin besar persentase potongan karena tarif TER progresif. Namun cap BPJS membuat porsi BPJS semakin kecil secara persentase pada gaji tinggi.

Tips Memahami dan Mengoptimalkan Gaji Bersih di Indonesia

  • Pahami arti total potongan Anda. Jika total potongan di bawah 6% dari gaji kotor, artinya Anda berada di golongan penghasilan rendah-menengah yang pajaknya minim. Potongan 10-15% adalah rata-rata untuk gaji Rp15-30 juta. Di atas 20% berarti gaji Anda sudah tergolong tinggi dan berada di tarif TER atas.
  • Jangan panik jika potongan pajak bulan THR sangat besar. Pada bulan penerimaan THR, gaji dan THR dijumlahkan sehingga tarif TER naik signifikan. Ini bukan pajak baru, melainkan konsekuensi mekanisme TER. Kelebihan potongan ini akan diperhitungkan di bulan Desember saat perusahaan melakukan rekonsiliasi tahunan dengan tarif progresif Pasal 17 UU PPh.
  • Periksa status PTKP Anda di payslip. Status PTKP (TK/0, K/1, K/2, dst.) menentukan kategori TER dan langsung memengaruhi besaran pajak. Jika Anda menikah atau memiliki anak tetapi status PTKP belum diperbarui, Anda mungkin membayar pajak lebih besar dari seharusnya. Laporkan perubahan ke HR dengan menyerahkan formulir 1721-A1 yang diperbarui.
  • Bandingkan penawaran kerja berdasarkan gaji bersih, bukan gaji kotor. Dua tawaran dengan gaji kotor sama bisa menghasilkan THP berbeda jika satu menawarkan tunjangan yang tidak dikenakan pajak (seperti fasilitas kesehatan, kendaraan dinas, atau uang makan yang dikecualikan dari objek PPh).
  • Simulasikan dampak Tapera sebelum berlaku. Jika Tapera diterapkan sesuai PP 21/2024, karyawan akan dipotong tambahan 2,5% dari gaji kotor. Untuk gaji Rp10 juta, ini berarti potongan ekstra Rp250.000 per bulan atau Rp3 juta per tahun. Gunakan toggle Tapera di kalkulator untuk melihat dampaknya terhadap gaji bersih Anda.
  • Perhatikan cap BPJS Kesehatan dan JP. Potongan BPJS Kesehatan maksimal Rp120.000/bulan (cap gaji Rp12 juta) dan JP maksimal Rp110.863/bulan (cap gaji Rp11.086.300 per Maret 2026). Jika gaji Anda sudah di atas cap ini, kenaikan gaji tidak akan menambah potongan BPJS, hanya potongan pajak yang bertambah.
  • Gunakan rekonsiliasi Desember untuk keuntungan Anda. Karena TER mengenakan tarif flat per bulan, sering kali total potongan Januari-November lebih besar dari kewajiban pajak tahunan sebenarnya (yang dihitung dengan tarif progresif + PTKP). Selisihnya wajib dikembalikan oleh perusahaan di bulan Desember. Periksa payslip Desember Anda untuk memastikan restitusi ini dibayarkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Gaji Bersih dan Potongan Gaji di Indonesia

Berapa gaji bersih dari gaji kotor Rp10.000.000 per bulan?

Karyawan lajang tanpa tanggungan (TK/0) dengan gaji kotor Rp10.000.000 menerima gaji bersih sekitar Rp9.400.000 per bulan. Rincian potongan: BPJS Kesehatan Rp100.000, JHT Rp200.000, JP Rp100.000, dan PPh 21 Rp200.000 (TER 2,00%). Total potongan Rp600.000 atau 6,00%. Angka ini bisa berbeda jika status PTKP berubah atau ada tunjangan tambahan.

Kenapa pajak THR saya besar sekali?

Pajak THR terlihat besar karena metode TER menggabungkan gaji dan THR sebagai penghasilan bruto satu bulan. Tarif TER ditentukan oleh total penghasilan bruto, sehingga saat gaji Rp10 juta ditambah THR Rp10 juta menjadi Rp20 juta, tarif TER naik dari 2% menjadi 9% (Kategori A). Ini bukan pajak baru, dan kelebihannya akan dikompensasi di Desember saat rekonsiliasi tahunan.

Apa itu metode TER dan apa bedanya dengan cara lama?

TER (Tarif Efektif Rata-rata) adalah metode baru perhitungan PPh 21 bulanan yang berlaku sejak Januari 2024 berdasarkan PP 58/2023. Dengan TER, pajak dihitung dengan mengalikan penghasilan bruto langsung dengan tarif efektif sesuai kategori PTKP. Cara lama menggunakan tarif progresif Pasal 17 yang memerlukan perhitungan PKP tahunan terlebih dahulu. Hasilnya, total pajak tahunan tetap sama, tetapi distribusi pemotongan per bulan berbeda.

Apakah kalkulator gaji bersih ini gratis dan akurat?

Ya, kalkulator ini sepenuhnya gratis dan menggunakan tarif TER resmi dari PMK 168/2023 serta tarif BPJS terbaru. Batas atas JP yang digunakan adalah Rp11.086.300 sesuai ketentuan BPJS Ketenagakerjaan per Maret 2026. Hasil perhitungan berlaku untuk masa pajak Januari-November; bulan Desember menggunakan tarif progresif dan mungkin menghasilkan angka berbeda.

Apa itu Tapera dan berapa potongannya?

Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) adalah program tabungan wajib untuk pembiayaan perumahan yang diatur dalam PP 21/2024. Potongan karyawan sebesar 2,5% dari gaji kotor, dan pemberi kerja menanggung 0,5%. Untuk gaji Rp8 juta, potongannya Rp200.000 per bulan. Tapera belum berlaku untuk pekerja swasta; batas pendaftaran wajib adalah Mei 2027, namun implementasinya masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi.

Berapa batas maksimal gaji untuk perhitungan BPJS?

BPJS Kesehatan memiliki cap gaji Rp12.000.000 per bulan, sehingga potongan karyawan maksimal Rp120.000. BPJS Jaminan Pensiun (JP) memiliki cap Rp11.086.300 per bulan (berlaku sejak Maret 2026), sehingga potongan karyawan maksimal Rp110.863. BPJS JHT tidak memiliki batas atas, jadi potongan 2% dihitung dari seluruh gaji kotor berapapun besarnya.

Bagaimana cara mengetahui kategori TER saya (A, B, atau C)?

Kategori TER ditentukan oleh status PTKP. Kategori A untuk TK/0 (lajang tanpa tanggungan), TK/1 (lajang, 1 tanggungan), dan K/0 (menikah tanpa tanggungan). Kategori B untuk TK/2, TK/3, K/1, dan K/2. Kategori C khusus untuk K/3 (menikah dengan 3 tanggungan). Semakin tinggi kategori, semakin tinggi batas penghasilan yang dikenakan tarif 0%.

Apakah potongan gaji bulan Desember berbeda dari bulan biasa?

Ya, bulan Desember dihitung berbeda. Perusahaan menghitung ulang PPh 21 secara tahunan menggunakan tarif progresif Pasal 17 UU PPh (5%-35%) dikurangi PTKP dan biaya jabatan. Total pajak tahunan ini kemudian dikurangi dengan total PPh 21 yang sudah dipotong Januari-November via TER. Jika total pemotongan TER melebihi kewajiban tahunan, kelebihannya dikembalikan ke karyawan di payslip Desember.


Istilah Penting tentang Gaji dan Pajak Penghasilan di Indonesia

Gaji kotor (bruto)

Total penghasilan yang disepakati antara perusahaan dan karyawan sebelum dipotong pajak dan iuran. Meliputi gaji pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap.

Take Home Pay (THP)

Gaji bersih yang benar-benar diterima karyawan di rekening setelah seluruh potongan pajak PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan dikurangkan dari gaji kotor.

TER (Tarif Efektif Rata-rata)

Metode perhitungan PPh 21 bulanan yang berlaku sejak Januari 2024 berdasarkan PP 58/2023. Pajak dihitung dengan mengalikan penghasilan bruto langsung dengan tarif efektif, tanpa perlu menghitung PKP tahunan terlebih dahulu.

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

Batas penghasilan tahunan yang tidak dikenakan pajak, ditentukan oleh status perkawinan dan jumlah tanggungan. PTKP dasar untuk TK/0 adalah Rp54.000.000 per tahun, bertambah Rp4.500.000 per tanggungan.

BPJS Kesehatan

Iuran jaminan kesehatan nasional. Total iuran 5% dari gaji (4% ditanggung pemberi kerja, 1% dipotong dari gaji karyawan), dengan batas maksimal gaji Rp12.000.000.

JHT (Jaminan Hari Tua)

Program tabungan wajib BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dicairkan saat pekerja pensiun, berhenti bekerja, atau memenuhi syarat tertentu. Iuran karyawan 2% tanpa batas atas gaji, dan pemberi kerja 3,7%.

JP (Jaminan Pensiun)

Program pensiun bulanan dari BPJS Ketenagakerjaan. Iuran karyawan 1% dengan batas gaji Rp11.086.300/bulan (per Maret 2026), dan pemberi kerja 2%.

THR (Tunjangan Hari Raya)

Bonus wajib yang dibayarkan pemberi kerja menjelang hari raya keagamaan, minimal 1 bulan gaji untuk karyawan dengan masa kerja 12 bulan atau lebih. THR dikenakan PPh 21 bersamaan dengan gaji bulan penerimaan.

Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat)

Program tabungan wajib untuk pembiayaan perumahan berdasarkan PP 21/2024. Iuran total 3% dari gaji (2,5% karyawan, 0,5% pemberi kerja). Belum berlaku untuk pekerja swasta; pendaftaran wajib paling lambat Mei 2027.


Sumber dan Referensi

  1. DJP — PP 58/2023: Tarif Efektif Rata-rata (TER) untuk pemotongan PPh Pasal 21 atas penghasilan orang pribadi
  2. Kemenkeu — PMK 168/2023: Petunjuk teknis pemotongan PPh 21 dengan TER, tabel tarif Kategori A, B, dan C (PDF resmi)
  3. BPJS Ketenagakerjaan — Besaran iuran JHT, JKK, JKM, JP, dan JKP untuk pekerja penerima upah
  4. BPJS Ketenagakerjaan — Batas upah tertinggi Jaminan Pensiun Rp11.086.300/bulan (berlaku Maret 2026)
  5. DJP — Penjelasan resmi: potongan pajak PPh 21 atas THR dengan metode TER dan rekonsiliasi Desember

Konten diverifikasi oleh Tim Smart Calculators