Kalkulator Tapera Indonesia (Simulasi Iuran 2,5% + Proyeksi Saldo)
Hitung potongan Tapera 2,5% karyawan + 0,5% pemberi kerja atau 3% pekerja mandiri. Proyeksikan saldo tabungan perumahan Anda dengan imbal hasil BP Tapera.
Iuran
Rp
Proyeksi
tahun
%
Jenis imbal hasil
Berdasarkan laporan BP Tapera 2024. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan.Rp
Potongan Tapera Per Bulan (Karyawan)
Rp 125.000
2,5% dari gaji kotor
Kontribusi Pemberi Kerja
Rp 25.000
0,5% dari gaji kotor
Estimasi Saldo 10 Tahun
Rp 25.260.473
termasuk imbal hasil 6,5%/tahun
Total Hasil Pemupukan
Rp 7.260.473
dari total iuran Rp 18.000.000
Rincian iuran
| Gaji kotor | Rp 5.000.000 |
| Potongan karyawan (2,5%) | − Rp 125.000 |
| Kontribusi pemberi kerja (0,5%) (tidak dipotong dari gaji Anda) | Rp 25.000 |
| Total iuran Tapera (3%) | Rp 150.000 |
| Instrumen | Saldo nominal | Nilai riil |
|---|---|---|
| Tapera (6,5%) | Rp 20.241.634 | Rp 15.061.677 |
| Reksa dana saham (IHSG ~10%) | Rp 23.906.137 | Rp 17.788.411 |
| Deposito BPR (~6%) | Rp 19.771.192 | Rp 14.711.624 |
Grafik pertumbuhan saldo
Perkiraan kemampuan DP rumah
Dengan DP 20%, Anda bisa beli rumah hingga
Rp 126.302.365
Dengan DP 10% (minimum KPR)
Rp 252.604.730
| Tahun | Iuran tahun ini | Akumulasi iuran | Hasil pemupukan | Saldo akhir tahun |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rp 1.800.000 | Rp 1.800.000 | Rp 54.605 | Rp 1.854.605 |
| 2 | Rp 1.800.000 | Rp 3.600.000 | Rp 233.417 | Rp 3.833.417 |
| 3 | Rp 1.800.000 | Rp 5.400.000 | Rp 544.753 | Rp 5.944.753 |
| 4 | Rp 1.800.000 | Rp 7.200.000 | Rp 997.489 | Rp 8.197.489 |
| 5 | Rp 1.800.000 | Rp 9.000.000 | Rp 1.601.095 | Rp 10.601.095 |
| 6 | Rp 1.800.000 | Rp 10.800.000 | Rp 2.365.675 | Rp 13.165.675 |
| 7 | Rp 1.800.000 | Rp 12.600.000 | Rp 3.302.010 | Rp 15.902.010 |
| 8 | Rp 1.800.000 | Rp 14.400.000 | Rp 4.421.602 | Rp 18.821.602 |
| 9 | Rp 1.800.000 | Rp 16.200.000 | Rp 5.736.725 | Rp 21.936.725 |
| 10 | Rp 1.800.000 | Rp 18.000.000 | Rp 7.260.473 | Rp 25.260.473 |
- Pensiun (usia 58 tahun untuk pekerja mandiri; usia pensiun perusahaan untuk karyawan).
- Meninggal dunia (dicairkan kepada ahli waris).
- Tidak memenuhi kriteria peserta selama 5 tahun berturut-turut.
- Pencairan paling lama 3 bulan setelah masa kepesertaan berakhir.
- Minimal 12 bulan kepesertaan untuk mengajukan pembiayaan perumahan.
KPR (Kepemilikan Rumah): pembelian rumah pertama, tenor sampai 30 tahun, bunga tetap 5%.
KBR (Kredit Bangun Rumah): membangun rumah di tanah sendiri, tenor sampai 15 tahun.
KRR (Kredit Renovasi Rumah): renovasi rumah, tenor sampai 5 tahun.
Tersedia dalam skema konvensional dan syariah (akad Murabahah, Ijarah Muntahiyah Bi Altamlik, Istishna).
BP Tapera melaporkan imbal hasil neto Konvensional KPDT sebesar 8,69% kumulatif sejak peluncuran (Juni 2021 – Desember 2023). KPDT Syariah mencapai 6,08% untuk periode yang sama.
Kalkulator ini menggunakan default Konservatif 6,5% sebagai estimasi rata-rata tahunan. Imbal hasil aktual tidak dijamin dan bergantung pada kinerja pasar (obligasi pemerintah, pasar uang).
Sumber: Laporan Keuangan Audited BP Tapera 2024 (tapera.go.id).
Lihat juga
Kalkulator KPR Tapera (segera hadir)
Simulasi bunga tetap 5%–7% khusus peserta Tapera MBR.Kalkulator ini hanya untuk tujuan informasi. Ini bukan nasihat keuangan.
Kalkulator Tapera Indonesia. Hitung potongan 2,5% karyawan + 0,5% pemberi kerja atau 3% pekerja mandiri.
Apa Itu Tapera dan Siapa yang Wajib Mengikutinya?
Cara Menghitung Iuran Tapera dan Proyeksi Saldo Tabungan Perumahan
Rumus Iuran Tapera dan Proyeksi Saldo Tabungan Perumahan
- = Saldo Tapera akhir tahun proyeksi (rupiah)
- = Saldo awal Tapera (rupiah), misalnya carry-over Taperum-PNS
- = Iuran bulanan: 3% × gaji (karyawan: 2,5% + 0,5%; pekerja mandiri: 3% penuh)
- = Imbal hasil bulanan = imbal hasil tahunan ÷ 12 (desimal)
- = Horizon proyeksi dalam tahun
| Gaji kotor | Karyawan (2,5%) | Pemberi kerja (0,5%) | Total (3%) | Pekerja mandiri (3%) | Status MBR |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp 5.000.000 | Rp 125.000 | Rp 25.000 | Rp 150.000 | Rp 150.000 | MBR |
| Rp 8.000.000 | Rp 200.000 | Rp 40.000 | Rp 240.000 | Rp 240.000 | MBR (batas) |
| Rp 12.000.000 | Rp 300.000 | Rp 60.000 | Rp 360.000 | Rp 360.000 | Non-MBR |
| Rp 15.000.000 | Rp 375.000 | Rp 75.000 | Rp 450.000 | Rp 450.000 | Non-MBR |
Contoh Perhitungan Iuran Tapera dan Proyeksi Saldo di Berbagai Tingkat Gaji
Karyawan swasta dengan gaji Rp 5.000.000 (status MBR)
Karyawan di batas MBR dengan gaji Rp 8.000.000
Pekerja mandiri (freelancer) dengan penghasilan Rp 10.000.000
Perbandingan proyeksi saldo Tapera berbagai tingkat gaji (horizon 10 tahun, imbal hasil 6,5%)
| Gaji kotor | Iuran total/bulan | Iuran total 10 th | Hasil pemupukan | Saldo akhir 10 th | Nilai riil (inflasi 3%) |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp 3.000.000 | Rp 90.000 | Rp 10.800.000 | Rp 4.410.000 | Rp 15.210.000 | Rp 11.320.000 |
| Rp 5.000.000 | Rp 150.000 | Rp 18.000.000 | Rp 7.350.000 | Rp 25.350.000 | Rp 18.870.000 |
| Rp 8.000.000 | Rp 240.000 | Rp 28.800.000 | Rp 11.760.000 | Rp 40.560.000 | Rp 30.180.000 |
| Rp 10.000.000 | Rp 300.000 | Rp 36.000.000 | Rp 14.700.000 | Rp 50.700.000 | Rp 37.720.000 |
| Rp 12.000.000 | Rp 360.000 | Rp 43.200.000 | Rp 17.640.000 | Rp 60.840.000 | Rp 45.260.000 |
| Rp 15.000.000 | Rp 450.000 | Rp 54.000.000 | Rp 22.050.000 | Rp 76.050.000 | Rp 56.580.000 |
| Rp 20.000.000 | Rp 600.000 | Rp 72.000.000 | Rp 29.400.000 | Rp 101.400.000 | Rp 75.440.000 |
Tips Memahami Iuran Tapera dan Mengoptimalkan Manfaatnya
- Pahami apa yang "normal" untuk potongan Anda. Untuk gaji di bawah Rp 5 juta, iuran karyawan 2,5% berkisar Rp 75.000–125.000 per bulan — terasa signifikan bagi pekerja bergaji kecil. Untuk gaji Rp 10–20 juta, iuran Rp 250.000–500.000 adalah kisaran wajar. Jika potongan Tapera di payslip Anda melebihi 2,5% gaji kotor, minta klarifikasi ke HR karena ada kemungkinan salah hitung.
- Prioritaskan status MBR jika gaji Anda mendekati Rp 8 juta. Gaji Rp 8.000.000 termasuk MBR, tetapi Rp 8.100.000 sudah non-MBR. Jika Anda bernegosiasi kenaikan gaji dan hanya berbeda Rp 100.000–200.000 dari ambang MBR, pertimbangkan menegosiasikan kenaikan lebih tinggi (agar manfaat ekstra menutup potongan pajak) atau dalam bentuk tunjangan non-gaji yang tidak menaikkan dasar Tapera.
- Jangan abaikan hasil pemupukan. Dalam horizon 20 tahun pada imbal hasil historis Konvensional 8,69%, hasil pemupukan bisa melebihi total iuran pokok Anda. Artinya, saldo Tapera bukan sekadar tabungan pasif — ini adalah investasi jangka panjang yang dikelola Manajer Investasi BP Tapera. Gunakan toggle Konvensional vs Syariah di kalkulator untuk membandingkan dua skema.
- Hitung nilai riil, bukan hanya nominal. Saldo Rp 145 juta dalam 20 tahun terdengar besar, tetapi dengan inflasi 3%/tahun nilainya setara Rp 80 juta hari ini. Gunakan input inflasi untuk melihat daya beli saldo Anda di masa depan dan ambil keputusan dengan realistis. Rata-rata inflasi Indonesia 2015–2025 menurut BPS adalah 3,0%–3,5%.
- Bandingkan dengan alternatif investasi sebelum simpulkan. Tapera memberikan imbal hasil 6–9% dengan tambahan keunggulan KPR bersubsidi (untuk MBR). Reksa dana saham historis IHSG memberi 10%/tahun tetapi tanpa akses KPR subsidi. Deposito sekitar 6%/tahun aman tetapi tidak memberi keuntungan perumahan. Jika Anda MBR dan berencana membeli rumah, Tapera unggul. Jika Anda non-MBR dan sudah memiliki rumah, Tapera menjadi tabungan paksa yang imbal hasilnya bisa kalah dari alternatif.
- Siapkan diri sebelum Mei 2027. Meskipun implementasi pekerja swasta masih tertunda menunggu putusan Mahkamah Konstitusi, asumsikan potongan akan berlaku dan sesuaikan anggaran bulanan Anda. Untuk gaji Rp 8 juta, potongan Rp 200.000 per bulan berarti kurangi pengeluaran atau tabungan lain sejumlah itu mulai sekarang agar transisinya halus.
- Untuk PNS, periksa saldo Taperum lama Anda. Jika Anda PNS aktif sebelum 2020, saldo Bapertarum-PNS Anda sudah dimigrasikan ke BP Tapera. Masukkan angka tersebut ke kolom "Saldo awal Tapera" agar proyeksi saldo akhir akurat. Akses data melalui portal resmi sitara.tapera.go.id dengan login menggunakan NIK dan nomor kepesertaan.
- Pekerja mandiri: pastikan bayar tepat waktu. Iuran harus disetor ke bank kustodian paling lambat tanggal 10 setiap bulan. Keterlambatan dapat memengaruhi hitungan masa 12 bulan minimum untuk syarat pembiayaan. Atur reminder otomatis atau gunakan auto-debit rekening.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Tapera dan Potongan Iuran Perumahan
Apa itu Tapera dan bagaimana cara kerjanya?
Siapa yang wajib ikut Tapera?
Berapa potongan Tapera dari gaji Rp 5 juta?
Kapan saldo Tapera bisa dicairkan?
Apa saja manfaat Tapera selain tabungan?
Apakah Tapera wajib atau tidak?
Apakah iuran Tapera mengurangi PPh 21?
Apa perbedaan Tapera dan JHT BPJS Ketenagakerjaan?
Apa bedanya KPR Tapera dan KPR FLPP?
Apakah pekerja mandiri wajib ikut Tapera?
Bagaimana cara keluar dari Tapera?
Syariah vs Konvensional, mana yang lebih baik?
Apa itu MBR dan bagaimana cara mengeceknya?
Apa perbedaan Tapera dan Taperum PNS?
Apakah kalkulator Tapera ini gratis dan akurat?
Istilah Penting tentang Tapera dan Tabungan Perumahan Rakyat
Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat)
Program tabungan wajib untuk membiayai kepemilikan rumah pertama, diatur dalam PP 25/2020 dan PP 21/2024. Iuran 3% dari gaji kotor, dikelola oleh BP Tapera.
BP Tapera
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat — lembaga pemerintah yang menggantikan Bapertarum-PNS sejak 2020 dan mengelola seluruh dana Tapera nasional.
MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah)
Kategori peserta Tapera dengan gaji kotor ≤ Rp 8.000.000/bulan (Rp 10.000.000 Papua/Papua Barat), berhak atas KPR/KBR/KRR bersubsidi.
KPR Tapera
Kredit Pemilikan Rumah menggunakan dana Tapera, bunga tetap 5%, tenor hingga 30 tahun, khusus MBR dan rumah pertama. Tersedia skema konvensional dan syariah.
KBR (Kredit Bangun Rumah)
Pembiayaan Tapera untuk membangun rumah di tanah milik sendiri, tenor hingga 15 tahun, dengan margin bunga 5%–7% tergantung kategori MBR.
KRR (Kredit Renovasi Rumah)
Pembiayaan Tapera untuk merenovasi rumah yang sudah dimiliki, tenor hingga 5 tahun, dengan margin bunga 5%–7%.
KPDT (Kontrak Pengelolaan Dana Tapera)
Skema pengelolaan dana Tapera oleh Manajer Investasi. Terdapat dua jenis: KPDT Konvensional (historis 8,69%) dan KPDT Syariah (historis 6,08%).
Penerima upah (Karyawan)
Peserta Tapera yang bekerja pada pemberi kerja dengan hubungan kerja formal. Iuran 2,5% dipotong dari gaji + 0,5% ditanggung pemberi kerja.
Pekerja mandiri
Peserta Tapera yang bekerja sendiri tanpa pemberi kerja (freelancer, wirausaha, pekerja lepas). Menanggung penuh iuran 3% dan menyetor sendiri ke bank kustodian.
Imbal hasil (yield)
Keuntungan pengelolaan dana Tapera oleh Manajer Investasi. BP Tapera melaporkan imbal hasil neto Konvensional 8,69% dan Syariah 6,08% kumulatif untuk periode 2021–2023.
Pemupukan dana
Proses pertumbuhan saldo Tapera melalui investasi di obligasi pemerintah, sukuk, dan pasar uang. Pemupukan dihitung bulanan dan dilaporkan tahunan di laporan peserta.
UMR/UMP
Upah Minimum Regional / Upah Minimum Provinsi — batas gaji minimum yang berlaku per provinsi, ditetapkan gubernur setiap November. Menjadi acuan kewajiban kepesertaan pekerja mandiri di Tapera.
Taperum-PNS
Program tabungan perumahan PNS lama (1993–2020) yang dikelola Bapertarum-PNS. Sejak 2020, seluruh saldo dimigrasikan ke BP Tapera dan program ini dibubarkan.
Sumber dan Referensi
- BPK RI — PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP 25/2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (tarif 3%, batas pendaftaran Mei 2027)
- BPK RI — PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (dasar hukum: iuran 2,5% karyawan + 0,5% pemberi kerja, 3% pekerja mandiri)
- BP Tapera — FAQ Pemanfaatan Dana Tapera: ketentuan KPR, KBR, KRR, tenor 30/15/5 tahun, minimal 12 bulan kepesertaan
- BP Tapera — Laporan Keuangan Audited Tahun 2024: imbal hasil neto KPDT Konvensional 8,69% dan Syariah 6,08% kumulatif (2021–2023)
- BP Tapera — KPR Tapera: solusi rumah pertama pekerja dengan bunga tetap dan tenor hingga 30 tahun
- OJK — SEOJK Laporan Bulanan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (pengawasan pengelolaan dana Tapera)