Kalkulator Diskon
Hitung harga akhir setelah menerapkan satu diskon. Cepat dan mudah.
Rp 90,00
Rp 10,00
Kalkulator Diskon. Harga akhir dan penghematan setelah persentase diskon apa pun.
Apa Itu Kalkulator Diskon?
Cara Menghitung Diskon Persen
Rumus Menghitung Diskon
- = Harga akhir setelah diskon (harga yang kamu bayar)
- = Harga asli sebelum diskon (harga coret)
- = Persentase diskon (contoh: 25 untuk diskon 25%)
Contoh Perhitungan Diskon
Diskon 30% untuk Sepatu Sneakers Rp650.000
Flash Sale 50% Skincare Rp180.000
Diskon 15% Belanja Groceries Rp750.000
Tips Belanja Hemat dengan Diskon
- Selalu cek harga akhir, bukan hanya persentase diskon. Diskon 50% pada barang yang sudah dimark-up harganya bisa lebih mahal dari diskon 20% di toko lain yang harga aslinya wajar.
- Gunakan trik 10% untuk hitung cepat di kepala: geser koma satu digit ke kiri untuk dapat 10%, lalu skalakan. Diskon 30% dari Rp450.000? 10% = Rp45.000, jadi 30% = Rp135.000. Bayar Rp315.000.
- Bandingkan harga per satuan saat beli grosir. Promo "beli 2 gratis 1" setara diskon 33%, yang mungkin lebih besar dari diskon flat 25% yang ditawarkan.
- Waspadai harga yang dinaikkan sebelum promo. Beberapa seller menaikkan harga menjelang Harbolnas atau tanggal kembar agar diskon terlihat lebih besar. Cek riwayat harga sebelum checkout.
- Butuh menghitung diskon yang ditumpuk, misalnya voucher toko 20% + kode promo 10%? Gunakan kalkulator diskon bertingkat kami untuk melihat harga akhir sebenarnya — karena diskon bertumpuk tidak sama dengan menjumlahkan persentasenya.
- Tetapkan batas penghematan minimum sebelum belanja. Tentukan bahwa suatu deal layak hanya jika kamu hemat minimal nominal tertentu, bukan cuma tergoda persentase besar pada barang murah. Ini mencegah impulsive buying.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Diskon
Bagaimana cara menghitung diskon 20%?
Berapa harga setelah diskon 30% dari Rp500.000?
Bagaimana cara mengetahui berapa persen diskonnya?
Apa bedanya diskon persen dan potongan harga langsung?
Apakah diskon 50% sama dengan setengah harga?
Bagaimana kalau ada diskon bertumpuk, misalnya 20% + 10%?
Diskon 25% dari Rp1.000.000, hemat berapa?
Kapan waktu terbaik belanja dengan diskon besar di Indonesia?
Istilah Penting
Diskon
Potongan harga dari harga asli suatu barang atau jasa, biasanya dinyatakan dalam persentase atau nominal rupiah tetap.
Harga Asli (Harga Coret)
Harga penuh sebelum diskon diterapkan. Di marketplace sering ditampilkan dengan garis coret di atas angkanya.
Harga Akhir (Harga Jual)
Harga yang benar-benar dibayar pembeli setelah diskon dikurangkan dari harga asli.
Flash Sale
Penawaran diskon besar dalam waktu sangat terbatas, biasanya beberapa jam saja. Umum di Shopee dan Tokopedia, terutama saat tanggal kembar.
Voucher
Kupon digital yang memberikan potongan harga tambahan saat diaplikasikan pada transaksi. Bisa berupa potongan persen atau nominal tetap.
Cashback
Pengembalian sebagian nilai belanja dalam bentuk saldo e-wallet (ShopeePay, OVO, GoPay, DANA). Secara efektif mengurangi total biaya belanja.
Harbolnas
Hari Belanja Online Nasional — event belanja besar di Indonesia yang berlangsung pada tanggal kembar setiap bulan (1.1, 2.2, hingga 12.12) dengan diskon masif dari berbagai marketplace.
Sumber dan Referensi
- 16 CFR Bagian 233, panduan FTC melawan penetapan harga yang menyesatkan — harga "sebelumnya" itu boleh berupa apa di Amerika Serikat: harga nyata dan beritikad baik yang dipakai menawarkan barang secara terbuka selama periode yang cukup panjang, bukan angka yang digelembungkan agar diskon tampak besar. Aritmetika halaman ini hanya sejujur harga acuan yang Anda masukkan.
- Direktif 98/6/EC tentang pencantuman harga bagi konsumen, sebagaimana diubah oleh direktif "Omnibus" 2019 — di Uni Eropa, pengumuman penurunan harga wajib menyebut harga terendah yang berlaku dalam 30 hari sebelumnya. Aturan inilah yang membuat "diskon 70 %" bisa diaudit alih-alih jadi soal kepercayaan, dan sebabnya diskon yang dihitung terhadap label rak bisa tak bermakna secara hukum.
- Poin persentase — pembedaan yang dijaga halaman ini dan dikaburkan oleh sebagian besar pemberitaan. Naik dari 20 % ke 25 % adalah kenaikan 5 poin persentase tetapi 25 persen; kedua angka menggambarkan perubahan yang sama dan terdengar berbeda lima kali lipat. Setiap "naik X %" tanpa basis yang disebutkan tak terbaca.